<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Path2light</title>
	<atom:link href="http://path2light.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://path2light.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Dec 2007 03:31:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='path2light.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Path2light</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://path2light.wordpress.com/osd.xml" title="Path2light" />
	<atom:link rel='hub' href='http://path2light.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mengenal Cara Belajar Individu (Zainun)</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/mengenal-cara-belajar-individu-zainun/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/mengenal-cara-belajar-individu-zainun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 02:39:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[IQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/mengenal-cara-belajar-individu-zainun/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap individu adalah unik. Artinya setiap individu memiliki perbedaan antara yang satu dengan yang lain. Perbedaan tersebut bermacam-macam, mulai dari perbedaan fisik, pola berpikir dan cara-cara merespon atau mempelajari hal-hal baru. Dalam hal belajar, masing-masing individu memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menyerap pelajaran yang diberikan. Oleh karena itu dalam dunia pendidikan dikenal berbagai metode untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=29&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-top:44.2pt;margin-right:18.95pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">Setiap individu adalah unik. Artinya setiap individu memiliki perbedaan antara yang satu dengan yang lain. Perbedaan tersebut bermacam-macam, mulai dari perbedaan fisik, pola berpikir dan cara-cara merespon atau mempelajari hal-hal baru. Dalam hal belajar, masing-masing individu memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menyerap pelajaran yang diberikan. Oleh karena itu dalam dunia pendidikan dikenal berbagai metode untuk dapat memenuhi tuntutan perbedaan individu tersebut. Di negara-negara maju sistem pendidikan bahkan dibuat sedemikian rupa sehingga individu dapat dengan bebas memilih pola pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dirinya.   </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Di Indonesia seringkali kita mendengar keluhan dari orangtua yang merasa sudah melakukan berbagai cara untuk membuat anaknya menjadi &#8220;pintar&#8221;. Orangtua berlomba-lomba menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah-sekolah terbaik. Selain itu anak diikutkan dalam berbagai kursus maupun les privat yang terkadang menyita habis waktu yang seharusnya bisa dipergunakan anak atau remaja untuk bermain atau bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya. Namun demikian usaha-usaha tersebut seringkali tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan, bahkan ada yang justru menimbulkan masalah bagi anak dan remaja.   </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">Apa sebenarnya yang terjadi? Mengapa anak-anak tersebut tidak kunjung-kunjung pintar? Salah satu faktor yang dapat menjadi penyebabnya adalah ketidaksesuaian cara belajar yang dimiliki oleh sang anak dengan metode belajar yang diterapkan dalam pendidikan yang dijalaninya termasuk kursus atau les privat. Cara belajar yang dimaksudkan disini adalah kombinasi dari bagaimana individu menyerap, lalu mengatur dan mengelola informasi. </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:22.75pt 0;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><b><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Otak Sebagai Pusat Belajar</span></b><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Otak manusia adalah kumpulan massa protoplasma yang paling kompleks yang ada di alam semesta. Satu-satunya organ yang dapat mempelajari dirinya sendiri dan jika dirawat dengan baik dalam lingkungan yang menimbulkan rangsangan yang memadai, otak dapat berfungsi secara aktif dan reaktif selama lebih dari seratus tahun. Otak inilah yang menjadi pusat belajar sehingga harus dijaga dengan baik sampai seumur hidup agar terhindar dari kerusakan.</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:12.65pt 18.95pt 7.6pt 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Menurut MacLean, otak manusia memiliki tiga bagian dasar yang seluruhnya dikenal sebagai <i>triune brain/three in one brain</i> (dalam DePorter &amp; Hernacki, 2001). Bagian pertama adalah batang otak, bagian kedua sistem limbik  dan yang ketiga adalah neokorteks.</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:12.65pt 18.95pt 7.6pt 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Batang otak memiliki kesamaan struktur dengan otak reptil, bagian otak ini bertanggungjawab atas fungsi-fungsi motorik-sensorik-pengetahuan fisik yang berasal dari panca indra. Perilaku yang dikembangkan bagian ini adalah perilaku untuk mempertahankan hidup, dorongan untuk mempertahankan spesies.</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:12.65pt 18.95pt 7.6pt 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Disekeliling batang otak terdapat sistem limbik yang sangat kompleks dan luas. Sistem ini berada di bagian tengah otak manusia. Fungsinya bersifat emosional dan kognitif yaitu menyimpan perasaan, pengalaman yang menyenangkan, memori dan kemampuan belajar. Selain itu sistem ini mengatur bioritme tubuh seperti pola tidur, lapar, haus, tekanan darah, jantung, gairah seksual, temperatur, kimia tubuh, metabolisme dan sistem kekebalan. Sistem limbik adalah panel kontrol dalam penggunaan informasi dari indra penglihatan, pendengaran, sensasi tubuh, perabaan, penciuman sebagai input yang kemudian informasi ini disampaikan ke pemikir dalam otak yaitu neokorteks.</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:12.65pt 18.95pt 7.6pt 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Neokorteks terbungkus di sekitar sisi sistem limbik, yang merupkan 80% dari seluruh materi otak. Bagian ini merupakan tempat bersemayamnya pusat kecerdasan manusia. Bagian inilah yang mengatur pesan-pesan yang diterima melalui penglihatan, pendengaran dan sensasi tubuh manusia. Proses yang berasal dari pengaturan ini adalah penalaran, berpikir intelektual, pembuatan keputusan, perilaku normal, bahasa, kendali motorik sadar, dan gagasan non verbal. Dalam neokorteks ini pula kecerdasan yang lebih tinggi berada, diantaranya adalah : kecerdasan linguistik, matematika, spasial/visual, kinestetik/perasa, musikal, interpersonal, intrapersonal dan intuisi.</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><b><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Karakteristik Cara Belajar</span></b><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Berdasarkan kemampuan yang dimiliki otak dalam menyerap, mengelola dan menyampaikan informasi, maka cara belajar individu dapat dibagi dalam 3 (tiga) kategori. Ketiga kategori tersebut adalah cara belajar visual, auditorial dan kinestetik yang ditandai dengan ciri-ciri perilaku tertentu. Pengkategorian ini tidak berarti bahwa individu hanya yang memiliki salah satu karakteristik cara belajar tertentu sehingga tidak memiliki karakteristik cara belajar  yang lain. Pengkategorian ini hanya merupakan pedoman bahwa individu memiliki salah satu karakteristik yang paling menonjol sehingga jika ia mendapatkan rangsangan yang sesuai dalam belajar maka akan memudahkannya untuk menyerap pelajaran. Dengan kata lain jika sang individu menemukan metode belajar yang sesuai dengan karakteristik cara belajar dirinya maka akan cepat ia menjadi &#8220;pintar&#8221; sehingga kursus-kursus atau pun les private secara intensif mungkin tidak diperlukan lagi.</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12.65pt;margin-right:18.95pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Adapun ciri-ciri perilaku individu dengan karakteristik cara belajar seperti disebutkan diatas, menurut DePorter &amp; Hernacki (2001), adalah sebagai berikut: </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:15.15pt 0;"><b><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">1.</span></b><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><b><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Karakteristik Perilaku Individu dengan Cara Belajar Visual </span></b><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">     </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:18.95pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Individu yang memiliki kemampuan belajar visual yang baik ditandai dengan ciri-ciri perilaku sebagai berikut:</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">   </span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">rapi      dan teratur</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">berbicara dengan cepat</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">mampu membuat rencana jangka pendek      dengan baik</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">teliti dan rinci </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">mementingkan penampilan</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada apa      yang didengar </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">mengingat sesuatu berdasarkan asosiasi      visual</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">memiliki kemampuan mengeja huruf dengan      sangat baik</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">biasanya tidak mudah terganggu oleh      keributan atau suara berisik ketika sedang belajar</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">sulit menerima instruksi verbal (oleh      karena itu seringkali ia minta instruksi secara tertulis)</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">merupakan pembaca yang cepat dan tekun</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">lebih suka membaca daripada dibacakan</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">dalam memberikan respon terhadap segala      sesuatu, ia selalu bersikap  waspada, membutuhkan penjelasan      menyeluruh tentang tujuan dan berbagai hal lain yang berkaitan.</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">jika sedang berbicara di telpon ia suka      membuat coretan-coretan tanpa arti selama berbicara</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">lupa menyampaikan pesan verbal kepada      orang lain</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">sering menjawab pertanyaan dengan      jawaban singkat &#8220;ya&#8221; atau &#8220;tidak&#8217;</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">lebih suka mendemonstrasikan sesuatu      daripada berpidato/berceramah</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">lebih tertarik pada bidang seni (lukis,      pahat, gambar) daripada musik</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">seringkali tahu apa yang harus      dikatakan, tetapi tidak pandai menuliskan dalam kata-kata</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:18.95pt;text-align:justify;line-height:normal;"><b><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">2.</span></b><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><b><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Karakteristik Perilaku Individu dengan Cara Belajar Auditorial </span></b><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">   </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:18.95pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Individu yang memiliki kemampuan belajar auditorial yang baik ditandai dengan ciri-ciri perilaku sebagai berikut:</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">   </span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">sering      berbicara sendiri ketika sedang bekerja</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">mudah terganggu oleh keributan atau      suara berisik</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">lebih senang mendengarkan (dibacakan)      daripada membaca</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">jika membaca maka lebih senang membaca      dengan suara keras</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">dapat mengulangi atau menirukan nada,      irama dan warna suara</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">mengalami kesulitan untuk menuliskan      sesuatu, tetapi sangat pandai dalam bercerita</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">berbicara dalam irama yang terpola      dengan baik</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">berbicara dengan sangat fasih</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">lebih menyukai seni musik dibandingkan      seni yang lainnya</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">belajar dengan mendengarkan dan      mengingat apa yang didiskusikan daripada apa yang dilihat</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">senang berbicara, berdiskusi dan      menjelaskan sesuatu secara panjang lebar</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">mengalami kesulitan jika harus      dihadapkan pada tugas-tugas yang berhubungan dengan visualisasi</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">lebih pandai mengeja atau mengucapkan      kata-kata dengan keras daripada menuliskannya</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">lebih suka humor atau gurauan lisan      daripada membaca buku humor/komik </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:18.95pt;text-align:justify;line-height:normal;"><b><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">3.</span></b><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> </span><b><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Karakteristik Perilaku Individu dengan Cara Belajar Kinestetik </span></b><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">   </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:18.95pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Individu yang memiliki kemampuan belajar kinestetik yang baik ditandai dengan ciri-ciri perilaku sebagai berikut:</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">   </span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">berbicara      dengan perlahan</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">menanggapi perhatian fisik</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">menyentuh orang lain untuk mendapatkan      perhatian mereka</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">berdiri dekat ketika sedang berbicara      dengan orang lain </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">banyak gerak fisik</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">memiliki perkembangan otot yang baik</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">belajar melalui praktek langsung atau      manipulasi</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">menghafalkan sesuatu dengan cara      berjalan atau melihat langsung</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">menggunakan jari untuk menunjuk kata      yang dibaca ketika sedang membaca</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">banyak menggunakan bahasa tubuh (non      verbal)</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">tidak dapat duduk diam di suatu tempat      untuk waktu yang lama</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">sulit membaca peta kecuali ia memang      pernah ke tempat tersebut</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">menggunakan kata-kata yang mengandung      aksi</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">pada umumnya tulisannya jelek</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">menyukai kegiatan atau permainan yang      menyibukkan (secara fisik)</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';color:black;">ingin melakukan segala sesuatu</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">      </span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:18.95pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">Dengan mempertimbangkan dan melihat cara belajar apa yang paling menonjol dari diri seseorang maka orangtua atau individu yang bersangkutan (yang sudah memiliki pemahaman yang cukup tentang karakter cara belajar dirinya) diharapkan dapat bertindak secara arif dan bijaksana dalam memilih metode belajar yang sesuai. Bagi para remaja yang mengalami kesulitan belajar, cobalah untuk mulai merenungkan dan mengingat-ingat kembali apa karakteristik belajar anda yang paling efektif. Setelah itu cobalah untuk membuat rencana atau persiapan yang merupakan kiat belajar anda sehingga dapat mendukung agar kemampuan tersebut dapat terus dikembangkan. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan memanfaat berbagai media pendidikan seperti tape recorder, video, gambar, dll. Selamat mencoba.  Semoga bermanfaat.</span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=29&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/mengenal-cara-belajar-individu-zainun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengaturan Jadwal Belajar (Studygs)</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/pengaturan-jadwal-belajar-studygs/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/pengaturan-jadwal-belajar-studygs/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 02:37:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Demi Masa..]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/pengaturan-jadwal-belajar-studygs/</guid>
		<description><![CDATA[- tip ini ditujukan bagi siswa/mahasiswa dalam mengatur jadwal belajar secara efektif - Pengaturan Waktu adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar dapat mengatur dan memprioritaskan belajarmu dalam konteks membagi waktu dengan aktivitas, keluarga, dan lain-lain. Pedoman: Perhatikan waktumu. Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu. Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia. Ketahuilah kapan kamu produktif. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=28&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align="center">- tip ini ditujukan bagi siswa/mahasiswa dalam mengatur              jadwal belajar secara efektif -</p>
</blockquote>
<p align="left">Pengaturan Waktu adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar          dapat mengatur dan memprioritaskan belajarmu dalam konteks membagi waktu dengan          aktivitas, keluarga, dan lain-lain.</p>
<p align="left"><b>Pedoman:</b></p>
<ul>
<li>
<p align="left">Perhatikan waktumu.</p>
</li>
<li>
<p align="left">Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu.</p>
</li>
<li>
<p align="left">Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia.</p>
</li>
<li>
<p align="left">Ketahuilah kapan kamu produktif.</p>
</li>
</ul>
<p align="left"><b>Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat          membantu untuk:</b></p>
<blockquote><p>Membuat daftar &#8220;Kerjaan&#8221;.  Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan,              kemudian putuskan apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa              yang dikerjakan orang lain, dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya.</p>
<p>Membuat jadwal harian/mingguan.  Catat janji temu, kelas dan pertemuan              pada buku/tabel kronologis.  Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan              selalu pergi tidur dengan mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok.</p>
<p>Merencanakan jadwal yang lebih panjang.  Gunakan jadwal bulanan sehingga              kamu selalu bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu.  Jadwal ini juga              bisa mengingatkanmu untuk membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman.</p></blockquote>
<p align="left"><b>Rencana Jadwal Belajar Efektif:</b></p>
<ul>
<li><font size="3">Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan              hiburan.</font></li>
<li><font size="3">Prioritaskan tugas-tugas.</font></li>
<li><font size="3">Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum              kelas.</font></li>
<li><font size="3">Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah              kelas.  Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam              waktu 24 jam tanpa review.</font></li>
<li><font size="3">Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.</font></li>
<li><font size="3">Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi)              untuk belajar.</font></li>
<li><font size="3">Rencanakan juga &#8220;deadline&#8221;.</font></li>
<li><font size="3">Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada              pagi/siang/sore hari.</font></li>
<li><font size="3">Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.</font></li>
<li><font size="3">Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri!</font></li>
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=28&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/pengaturan-jadwal-belajar-studygs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Belajar Efektif (Studygs)</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/cara-belajar-efektif-studygs/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/cara-belajar-efektif-studygs/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 02:35:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[IQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/cara-belajar-efektif-studygs/</guid>
		<description><![CDATA[Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui diri sendiri kemampuan belajar anda proces yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan Anda mungkin belajar fisika dengan mudah tetapi tidak bisa belajar tenis, atau sebaliknya. Belajar apapun, adalah proces untuk mencapai tahap-tahap tertentu. Empat langkah untuk belajar. Mulai dengan cetak halaman ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=27&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui</b></p>
<ul>
<li>diri sendiri</li>
<li>kemampuan belajar anda</li>
<li>proces yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan</li>
<li>minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan</li>
</ul>
<p>Anda mungkin belajar fisika dengan mudah tetapi tidak bisa belajar tenis, atau          sebaliknya. Belajar apapun, adalah proces untuk mencapai tahap-tahap tertentu.</p>
<blockquote><p><b><u>Empat langkah untuk belajar</u>.</b><br />
<b>Mulai dengan cetak halaman ini dan jawab pertanyan-pertanyaannya.</b>               <b>Lalu rencanakan strategi anda dari jawaban-jawabanmu, dan dengan &#8220;Pedoman              Belajar&#8221; yang lain.</b></p></blockquote>
<table style="border-collapse:collapse;" border="1" cellpadding="12" width="600">
<tr>
<td valign="top" width="18%"><b>Mulai dengan masa lalu</b></td>
<td width="82%">Apakah pengalaman anda tentang cara belajar? Apakah andaWhat was your experience about how you learn? Did you</p>
<ul>
<li>senang membaca? memecahkan masalah? menghafalkan? bercerita?                      menterjemah? berpidato?</li>
<li>mengetahui cara menringkas?</li>
<li>tanya dirimu sendiri tentang apa yang kamu pelajari?</li>
<li>meninjau kembali?</li>
<li>punya akses ke informasi dari banyak sumber?</li>
<li>menyukai ketenangan atau kelompok belajar?</li>
<li>memerlukan beberapa waktu belajar singkat atau satu yang panjang?</li>
</ul>
<p>Apa kebiasaan belajar anda? Bagaimana tersusunnya? Yang mana terbaik?                  terburuk?</p>
<p>Bagaimana anda berkomunikasi dengan apa yang anda ketahui belajar                  paling baik? Melalui ujian tertulis, naskah, atau wawancara?</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="18%"><b>Teruskanke masa sekarang</b></td>
<td width="82%">Berminatkah anda?<br />
Berapa banyak waktu saya ingin gunakan untuk belajar?<br />
Apa yang bersaing dengan perhatian saya?Apakah keadaannya benar untuk meraih sukses?<br />
Apa yang bisa saya kontrol, dan apa yang di luar kontrol saya?<br />
Bisakah saya merubah kondisi ini menjadi sukses?</p>
<p>Apa yang mempengaruhi pembaktian anda terhadap pelajaran ini?</p>
<p>Apakah saya punya rencana? Apakah rencanaku mempertimbangkan pengalaman                  dan gaya belajar anda?</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="18%"><b>Pertimbangkan<br />
proses,</b><b>persoalan utama</b></td>
<td width="82%">Apa judulnya?<br />
Apa kunci kata yang menyolok?<br />
Apakah saya mengerti?Apakah yang telah saya ketahui?<br />
Apakah saya mengetahui pelajaran sejenis lainnya?</p>
<p>Sumber-sumber dan informasi yang mana bisa membantu saya?<br />
Apakah saya mengandalkan satu sumber saja (contoh, buku)?<br />
Apakah saya perlu mencari sumber-sumber yang lain?</p>
<p>Sewaktu saya belajar, apakah saya tanya diri sendiri jika saya                  mengerti?<br />
Sebaiknya saya mempercepat atau memperlambat?<br />
Jika saya tidak mengerti, apakah saya tanya kenapa?</p>
<p>Apakah saya berhenti dan meringkas?<br />
Apakah saya berhenti dan bertanya jika ini logis?<br />
Apakah saya berhenti dan mengevaluasi (setuju/tidak setuju)?</p>
<p>Apakah saya membutuhkan waktu untuk berpikir dan kembali lagi?<br />
Apakah saya perlu mendiskusi dengan &#8220;pelajar-pelajar&#8221; lain untuk proces                  informasin lebih lanjut?<br />
Apakah saya perlu mencari &#8220;para ahli&#8221;, guruku atau pustakawan atau                  ahliawan?</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="18%"><b>Buat<br />
review</b></td>
<td width="82%">Apakah kerjaan saya benar?<br />
Apakah bisa saya kerjakan lebih baik?<br />
Apakah rencana saya serupa dengan &#8220;diri sendiri&#8221;?Apakah saya memilih                  kondisi yang benar?<br />
Apakah saya meneruskannya; apakah saya disipline pada diri sendiri?</p>
<p>Apakah anda sukses?<br />
Apakah anda merayakan kesuksesan anda?</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=27&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/cara-belajar-efektif-studygs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekerja di Rumah (Stanislav)</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/bekerja-di-rumah-stanislav/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/bekerja-di-rumah-stanislav/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 02:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penataan dan Pemetaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/bekerja-di-rumah-stanislav/</guid>
		<description><![CDATA[Kadang – kadang ada hal – hal yang ‘memaksa’ kita untuk bekerja di rumah. Baik karena liburang panjang, tugas yang ternyata tidak terselesaikan di kantor, ataupun juga karena memang kita tidak mempunyai kantor dan harus bekerja di rumah. Yang menjadi masalah, bekerja di rumah ternyata tidak semudah yang kita bayangkan. Image yang tertanam di sebagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=26&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Kadang – kadang ada hal – hal yang ‘memaksa’ kita untuk bekerja di rumah. Baik karena liburang panjang, tugas yang ternyata tidak terselesaikan di kantor, ataupun juga karena memang kita tidak mempunyai kantor dan harus bekerja di rumah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Yang menjadi masalah, bekerja di rumah ternyata tidak semudah yang kita bayangkan. Image yang tertanam di sebagian besar manusia bahwa rumah itu adalah tempat untuk beristirahat, membuat kerja kita tidaklah efektif. Banyak gangguan yang sering terjadi. Padahal trend yang terjadi sekarang, semakin banyak orang yang ‘harus’ bekerja di rumah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Berikut ini adalah tips – tips yang dapat anda lakukan, sehingga bekerja di rumah dapat seefektif bekerja di kantor (Saya sarikan dari berbagai informasi yang saya dapatkan di internet) : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><b>Tempat kerja.</b> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sebaiknya yang nyaman, cukup cahaya dan udara. Tempat kerja yang rapi semakin menunjang efektifitas bekerja. Namun hal ini tidaklah mutlak, karena ada beberap orang yang mempunyai tempat kerja yang super berantakan, namun mereka tetap dapat bekerja dengan baik. </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><b>Kursi.</b> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ini adalah hal kecil yang sering ‘diabaikan’ namun ternyata sangat (kalau tidak bisa dibilang cukup) penting. Kursi yang tidak tepat, akan membuat kita menjadi lebih cepat capek, sehingga waktu kerja kita menjadi semakin singkat dan kerjaan kita tidak bisa terselesaikan. Satu hal yang cukup penting juga, kursi ini juga jangan terlalu nyaman, karena jangan2 malah membuat kita ‘malas’ dan ngantuk </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><b>Pertajam kemampuan kerja terinterupsi dan multitasking.</b> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Menurut penelitian, seseorang butuh 15-20 menit untuk recovery pada pekerjaannya jika terganggu, misalnya oleh dering telepon atau diajak bicara. Kerja di rumah, khususnya bagi yang telah berkeluarga, interupsi adalah hal yang pasti. Untuk mengatasinya, perlu dibuat semacam stack di kepala kita (analogi program assembly). Saat terjadi interupsi, isi memori aktif di-push dulu ke stack, setelah interupsi selesai, pop-kan lagi isi stack.  Jika beruntung, bisa recovery dengan cepat.</span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><b>Istirahat </b>(tetapi harus singkat) setiap 30 menit – 1 jam. Istirahat ini dapat diisi berjalan-jalan ringan dan mengistirahatkan mata dengan memandang sesuatu yang jauh atau memejamkan mata.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><b>Musik</b> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Buat sebagian orang yang sudah terbiasa, bekerja sambil ditemani musik adalah sesuatu yang dapat membuat kita ‘melupakan waktu’. Namun sebaiknya anda dapat memilih ‘teman’ yang tepat. Agak kurang tepat jika ‘teman’ yang anda pilih adalah saluran televisi yang menyiarkan ‘berita’, karena ini akan sering menginterupsi kerja anda dan mengalihkan perhatian kita ke televisi.</span></p>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=26&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/bekerja-di-rumah-stanislav/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>antara retorika dan kata-kata (Ridwansyah)</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/antara-retorika-dan-kata-kata-ridwansyah/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/antara-retorika-dan-kata-kata-ridwansyah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 02:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penataan dan Pemetaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/antara-retorika-dan-kata-kata-ridwansyah/</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini bercerita tentang sebuah pengalaman panitia TRY OUT SPMB SPMB GAMAIS ITB 2006 dalam berdana usaha. Sebuah kisah fenomenal yang sampai saat ini masih berkesan dalam hati setiap panitia. Sebuah megaproyek puluhan juta rupiah dan dilakoni oleh sekelompok mahasiswa tingkat satu yang belum mengenal medan dakwah kampus secara utuh. Semangat dan rasa memiliki terhadap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=25&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah ini bercerita tentang sebuah pengalaman panitia TRY OUT SPMB SPMB GAMAIS ITB 2006 dalam berdana usaha. Sebuah kisah fenomenal yang sampai saat ini masih berkesan dalam hati setiap panitia. Sebuah megaproyek puluhan juta rupiah dan dilakoni oleh sekelompok mahasiswa tingkat satu yang belum mengenal medan dakwah kampus secara utuh. Semangat dan rasa memiliki terhadap agenda inilah yang menjadi kekuatan kepada kami agar memberikan yang terbaik kepada agenda ini.<br />
Seperti selayaknya sebuah kepanitiaan, panitia TRY OUT SPMB SPMB GAMAIS ITB 2006 ini pun juga memerlukan sebuah pendanaan. Agenda TRY OUT SPMB ini memang menjadi sebuah proyek angkatan muda GAMAIS ITB 2005 untuk dijadikan sebuah ladang latihan beramal bagi kami. Ide terciptanya agenda ini bermula dari pembicaraan sekelompok ikhwan pada suatu malam yang sedang berdiskusi tentang bagaimana sebuah angkatan dapat bersatu dengan baik dengan media sebuah kepanitiaan. Kepanitiaan TRY OUT SPMB dinilai bisa menjadi sebuah kepanitiaan besar yang bisa dijadikan tempat aktualisasi kami.<br />
Pembicaraan akan kepanitiaan ini berkembang pesat dan menghasilkan sebuah agenda yang bukan sekedar TRY OUT SPMB biasa. TRY OUT SPMB ini dikemas sedemikian rupa dengan berbagai macam “bumbu” seperti training motivasi oleh Supertrainer Reza M Syarif, stand bazaar, serta doorprize yang menggiurkan. Konsep yang memang terkesan berlebihan ini memang dimaksudkan untuk memberikan sebuah gaya baru dalam TRY OUT SPMB SPMB. Hal ini tebukti pada beberapa TRY OUT SPMB SPMB yang diadakan oleh sebuah kampus beberapa bulan lalu, dimana gaya TRY OUT SPMB yang disuguhkan tidak jauh dengan tipikal TRY OUT SPMB yang pernah kami laksanakan ini.<br />
Dengan bermodal sebuah proposal biasa ( kertas A4 yang dijilid spiral ) kami mendatangi kantor pusat sebuah provider kartu seluler GSM di Jakarta. Pertemuan pertama ini tidak menghasilkan banyak hal selain sebuah rekomendasi untuk membuat proposal yang lebih baik dalam segi tampilan maupun segi isi. Kami pulang dengan harapan akan ada pemanggilan kedua kepada kami.<br />
Dua pekan berselang ada pemanggilan kepada kami ke kantor pusat perusahaan tersebut, pertemuan ini memberikan sebuah harapan baru kepada panitia, karena kami diperkenalkan kepada general manager perusahaan tersebut di Kota Bandung. Beberapa hari kemudian saya ditelepon oleh seorang senior marketing manager perusahaan seluler itu di Kota Bandung dan diminta untuk hadir dalam rangka audiensi dengan beliau. Perjuangan kami menuju rekor kerjasama sponsorship bermula disini. Pertemuan pertama dengan beliau berupa diskusi tentang konsep acara kami yang masih mentah dengan proposal seadanya. Diskusi kami berakhir dengan sebuah ide baru buat untuk panitia. Pertemuan demi pertemuan kami jalani dengan berbagai ide-ide baru.<br />
Antara retorika dan kata-kata ? dimana letak maksud dari judul diatas ? pertemuan terakhir kami yang menjadi sebuah medan retorika teralot yang pernah kami jalani, khususnya kepada saya pribadi. Pada audiensi terkahir kami betul-betul menyiapkan yang penawaran terbaik dengan sebuah konsep “they win , and then we will also win” sebuah konsep sales yang memberikan kemenangan atau keuntungan kepada pihak yang akan di ajak kerjasama. Kami memberikan sebuah penawaran senilai Rp.60.000.000 dengan kontrapertasi antara lain ; penyandingan nama sponsor sebelum nama kegiatan, mengganti warna dasar kegiatan kami yang disesuaikan dengan warna sponsor dalam setiap media publikasi ( saat itu kami membuat contoh langsung desain publikasi yang sudah mencantumkan logo sponsor dan warna sesuai perusahaan tersebut ), layanan untuk mengecek hasil TRY OUT SPMB via sms dengan mengirim kode-kode tertentu ke nomor 4 digit yang disediakan oleh provider, penyediaan stand di tempat paling strategis,dan berbagai penawaran yang kami rangkum dalam 19 halaman slide power point dan “hanya” 5 slide permintaan kami terhadap perusahaan tersebut.<br />
Kedatangan saya dengan 3 sahabat saya ke perusahaan tersebut disambut oleh 4 senior manager dari berbagai bidang dan seorang general manager. Audiensi saya jalani dengan baik dan tampak memberikan tanda-tanda positif kepada kami. Akan tetapi harapan itu sempat hilang ketika mereka mengatakan agak ragu mendanai acara kami. Padahal saat itu sudah H-30 acara berlangsung. Sentak saja saya mengajukan berbagai penawaran tambahan dengan memberikan space sponsor pada beberapa agenda GAMAIS ITB selain TRY OUT SPMB SPMB 2007,penawaran memperpanjang proses pengecekkan nilai via sms serta penurunan nominal uang menjadi Rp.50.000.000. Kami belum melihat lagi ada tanda-tanda positif hingga saat itu , dan pihak perusahaan provider tersebut menawarkan angka Rp.30.000.000, dan keluar kata-kata dari seorang manager “ udah, terima aja 30 juta daripada pulang tidak bawa apa-apa!, toh kalian juga tidak bisa menjamin bahwa kegiatan ini bisa berjalan dengan baik !”, sebuah kata-kata yang tidak pernah saya lupakan hingga saat ini. Menjadi sebuah hal fenomenal ketika saya punya keyakinan bahwa, kami tidak boleh membawa pulang 30 juta, kami harus pulang dengan 50 juta. Kami berdiskusi sejenak, dan saya yang berperan sebagai juru bicara utama memberikan penawaran dengan mengadakan TRY OUT SPMB ini di dua kota , yakni di Jakarta dan di Bandung, penawaran buffer show yang menjadi back up jika agenda ini gagal sehingga perusahaan tersebut bisa juga memasang logo perusahaan pada acara kami yang lainnya. Kami juga menawarkan kemudahan-kemudahan dalam segala hal untuk perusahaan tersebut. Pertemuan tersebut berakhir dengan janji dari general manager untuk memanggil kami lagi setelah rapaat direksi.<br />
Selang beberapa hari kami ditelepon dengan sebuah kabar gembira, pihak perusahaan provider tersebut bersedia mendanai kegiatan kami senilai Rp.50.000.000 ditambah 2 buah handphone, 5 USB 1 GB, 3 MP3 player 1 GB, serta 50 bingkisan dari perusahaan tersebut. Kami juga harus memenuhi banyak keinginan mereka yang cukup banyak. Anyway, terlepas dari segala itu semua, hal tersebut merupakan sebuah hal fenomenal yang bisa dilakukan oleh sebuah agenda dakwah.<br />
Beberapa tips yang bisa diambil sebagai hikmah dari cerita dapat dirangkum dalam dua poin pembahasan, yakni poin persiapan dan yang kedua adalah poin ketika bernegosiasi.<br />
Persiapan<br />
Dalam melakukan fund rising yang berhubungan dengan sponsorship tahap persiapan merupakan sebuah proses yang tidak bisa dilepaskan. Beberapa kasus yang pernaha saya tangani terkait sponsorship yang dilakukan oleh sebuah lembaga, biasanya faktor persiapan ini kurang disiapkan dengan baik.</p>
<p>Proposal Manusiawi<br />
Sebuah proposal dalam sponsorship ibarat senjata dalam perperangan. Proposal yang baik adalah proposal yang bisa memahami kebutuhan manusia yang pada hakekatnya ingin praktis, menyukai hal atraktif dan lebih memilih sesuatu yang mudah dipahami. Proposal yang kami buat saat itu ada dua tipe pertama, sebuah proposal 6 halaman yang hanya berisikan hal-hal inti dan kami kemas dengan cara yang sangat mudah dipahami dan tampilan yang eye catching. Tipe kedua, proposal dalam bentuk CD dengan program macromedia flash, sehingga mudah digunakan dan dibaca di layar komputer.<br />
Tips ! : dalam menilai apakah sebuah proposal sudah “manusiawi”. Baca proposal tersebut dengan mengandaikan anda seorang general manager yang sibuk dan banyak pikiran dan ada banyak tumpukan proposal di meja anda. Kira-kira proposal yang seperti apa yang anda pilih dan anda senangi ?<br />
Menjadi pribadi fullcontent<br />
Maksud dari poin ini, seorang danus-ers ibarat seorang sales dalam sebuah perusahaan, tugas seorang sales adalah mempromosikan serta menjual produk dari perusahaannya. Sehingga agar ketika proses promo berjalan dengan baik, seorang sales haruslah memahami dengan baik segala sesuat tentang produknya. Jika sebuah proposal di ibaratkan senjata dalam perperangan, maka kepahaman kita terhadap isi acara yang hendak di ajukan merupakan “skill” dari para tentara.<br />
Pemahaman ini bertujuan agar anda tampak meyakinkan dan tanpa ada keraguan dalam setiap kata yang anda lontrakan dalam proses negosiasi.<br />
Tips ! : selain memahami dengan baik isi dari acara, seorang danus-ers diharapkan juga memahami tentang organisasi yang menaungi acara tersebut. Pehamanan yang baik akan langsung terlihat dari keyakinan kita dalam berbicara dan dapat membuat anda lebih pecaya diri serta memilki harga diri dalam bernegosiasi.<br />
Find the number and call them<br />
Jangan coba-coba menitipkan proposal melalui security, karena pengalaman lapangan membuktikan memasukkan proposal melalui security tidak sampai ke orang yang tepat. Sebisa mungkin, sebelum mengajukan sebuah proposal, anda mengetahui contact person perusahaan tersebut ( kalau bisa sih, teman atau relasi yang sudah anda kenal ), sehingga proses pengajuan proposal lebih mudah. Selanjutnya buat appoitment dengan beliau, sehingga ketika datang ke perusahaan, anda datang di saat yang tepat dan bertemu dengan orang yang tepat.<br />
Tips ! : cari relasi perusahaan bisa melalui saudara anda, orang tua /keluarga teman anda, alumni, atau dosen. Biasanya proposal akan lebih cepat di proses jika ada “orang dalam” yang bisa membantu.<br />
Proses negosiasi<br />
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam keberlangsungan proses negosiasi.</p>
<p>Your pride lead to success<br />
Penjagaan harga diri, dan kebanggaan terhadap acara yang kita ajukan menjadi sebuah modal yang utama dalam proses negosiasi. Ketika saya berani menolak 30 juta yang ditarwarkan dan berani mengambil resiko untuk mengajukan angka 50 juta dengan resiko kerjasama gagal. Menurut saya itu hasil kombinasi keyakinan dan kepahaman yang dibungkus dengan harga diri untuk memperjuangan sebuah agenda dakwah.<br />
Selanjutnya memposisikan diri anda setara dengan “pemilik uang”, kadangkala ketika bernegosiasi seseorang merasa lebih rendah, atau merendahkan diri di depan pihak perusahaan. Busungkan dada anda dan katakan, “saya tidak butuh uang dari mereka, tapi saya hanya memberi kesempatan kepada perusahaan tersebut untuk berpromosi”. Pembentukan sugesti semacam ini memberikan kekuatan kepada anda dan keyakinan serta membuat anda bisa mempertahankan orisinilitas sebuah acara ( kadang perusahaan suka mengobrak-abrik konsep yang sudah kita susun ).</p>
<p>The power of words<br />
Mulutmu harimau mu !! jargon sebuah perusahaan provider GSM. Dalam proses negosiasi, komunikasi yang tepat sangat berpengaruh, pemilihan kata-kata, intonasi nada, dan timing yang tepat untuk mengemukakan kata-kata pun juga menjadi sebuah hal yang perlu diperhatikan. Beberapa hal penting dalam hal komunikasi antara lain ; eye contact yang berkesinambungan, jangan pernah menunduk, pandangan mata adalah media komunikasi yang bisa memberikan efek psikologis terhadap lawan bicara. Selanjutnya, bicara dengan efektif, efesien, tepat serta jelas. Jangan melakukan pembicaraan yang bertele-tele dan simpang siur, jawab serta keluarkan statement yang jelas dan tegas, gaya bicara seperti ini dapat membuat negosiasi menjadi terarah dan tidak melebar, dan terakhir adalah komunikasi empatif, tunjukkan rasa humble anda kepada lawan bicara, luluhkan hati mereka dengan kelembutan hati anda.<br />
Pribadi danus-ers diharapkan merupakan sosok pribadi yang kuat dan ramah, penuh senyum tapi menunjukkan sebuah tekad yang kuat untuk melakukan sesuatu. Jiwa seorang danus-ers haruslah mampus berpikir preventif dan reaktif yang tersinergi dengan baik. Seorang danus-ers haruslah mampu melihat celah-celah yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan uang. Bagaimana membentuk jiwa seperti ini ? sebuah pertanyaan yang hanya bisa dijawab ketika anda sudah mencobanya. ^_^</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=25&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/antara-retorika-dan-kata-kata-ridwansyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghilangkan Rasa Kantuk Saat Bekerja atau Belajar (Stanislav)</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/menghilangkan-rasa-kantuk-saat-bekerja-atau-belajar-stanislav/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/menghilangkan-rasa-kantuk-saat-bekerja-atau-belajar-stanislav/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 02:23:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sehat dan Kuat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/menghilangkan-rasa-kantuk-saat-bekerja-atau-belajar-stanislav/</guid>
		<description><![CDATA[erserang kantuk saat bekerja atau belajar (membaca) merupakan hal yang sangat umum dialami oleh banyak orang. Sepengetahuan saya, belum ada tip yang cespleng untuk mengatasi problem rasa kantuk itu. Kalau pun ada, tip-tip juga masih subjektif sifatnya. Artinya, hanya pengalaman individual yang belum tentu cocok untuk orang lain. Yang dimaksud kantuk disini adalah rasa kantuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=24&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:'Trebuchet MS';">erserang kantuk saat bekerja atau belajar (membaca) merupakan hal yang sangat umum dialami oleh banyak orang. Sepengetahuan saya, belum ada tip yang cespleng untuk mengatasi problem rasa kantuk itu. Kalau pun ada, tip-tip juga masih subjektif sifatnya. Artinya, hanya pengalaman individual yang belum tentu cocok untuk orang lain. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><br />
Yang dimaksud kantuk disini adalah rasa kantuk yang bukan karena tiga sebab utama yaitu: karena sakit, terlalu lelah dan kurang tidur. Siapa pun yang sakit, atau terlalu lelah memang dianjurkan untuk banyak istirahat atau tidur. Kantuk karena sakit adalah kantuk yang boleh jadi karena pengaruh obat yang diminum atau kondisi tubuh yang tidak fit. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Terkantuk-kantuk karena kurang tidur, itu wajar. Bekerja atau belajar dalam kondisi kurang tidur akan membawa rasa kantuk yang luar biasa. Kantuk karena kurang tidur itu wajar, tetapi kantuk karena cukup tidur, atau bahkan kelebihan tidur itu tidak wajar. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sebab, tubuh kita hanya menuntut istirahat tidur minimal enam jam dalam dua puluh empat jam (sehari). Artinya tubuh kita sehat dengan tidur enam jam sehari. Maka apa bila kita tidur masih melebihi itu sebenarnya sebuah tindakan yang kurang ada manfaatnya bagi kesehatan tubuh. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Jika ada seseorang yang kantuk dan terus tidur karena jam tidurnya kurang dari enam jam itu wajar. Namun jika ada seseorang yang jam tidurnya sudah enam jam, tapi masih kantuk dan langsung tidur itu adalah godaan setan yang terkutuk. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Tips yang “langsung” dapat dilakukan adalah :</span></b></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Tariklah napas dalam dan pelan melalui hidung, kemudian lepaskan napas pelan melalui mulut. Lakukan pernapasan ini 3 kali. Kemudian …</span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Menarik napas dalam dan pelan lewat mulut, kemudian lepaskan napas pelan lewat hidung. Lakukan pernapasan ini 3 kali. Kemudian …</span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Menarik napas lewat hidung secara dalam dan pelan, kemudian lepaskan napas lewat hidung pelan. Lakukan pernapasan ini 3 kali.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ketiga tips diatas adalah tips ‘langsung’ yang kita lakukan ketika tiba – tiba kita diserang kantuk. Namun umumnya ‘penyakit’ ngantuk dan malas ini umumnya sudah menjadi penyakit kambuhan, yang selalu ‘menyerang’ dalam kegiatan kita sehari – hari. Di bawah ini dituliskan tips – tips yang perlu anda ‘lakukan’ agar ‘penyakit’ kambuhan ini dalam hilang secara berangsur – angsur dan efektifitas anda baik dalam bekerja ataupun belajar sehari – hari dapat bertambah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><b>Tips – tips itu adalah :</b> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><i>Atur pola makan</i>. </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Syaraf otak (neuron) dalam menjalankan tugas rutinnya sangat membutuhkan energi yang sumbernya dari makanan yang kita konsumsi. Jenis dan kualitas makanan yang kita konsumsi berpengaruh terhadap kinerja otak (pikiran). Maka aturlah pola makan dengan makanan yang mudah dicerna sehingga suplay energi tidak telat. Bila kita mengkonsumsi makanan yang berat, terlalu berserat yang sulit dicerna, energi habis untuk mencerna bahan makanan, suplay energi ke syaraf bekurang sehingga kantuk datang menyerang (contohnya makan kangkung). </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><i>Asosiasikan/bayangkan apa yang diharapkan dari kegiatan bekerja atau belajar itu.</i> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Misalkan : pendapatan (uang) yang tinggi atau skor yang tinggi misalnya. Tidak cukup hanya membayangkan, tapi harus diikuti oleh keinginan yang kuat untuk mendapatkannya. Tanpa keinginan yang kuat, emosi yang “membara” untuk memperolehnya, maka akan mudah terserang rasa kantuk. Sebab, salah satu hukum pikiran mengatakan bahwa “pikiran akan memberi apa yang diinginkan pemiliknya”. Bila pemiliknya meminta setengah hati, pikiran akan memberikan setengah hati pula. Artinya, pada saat kantuk dating dan karenan niatnya setengah hati, maka pikiran lantas welcome to kantuk! </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><i>Programlah pikiran bawah sadar Anda dengan cara self talk (bicara pada diri sendiri, membatin terus).</i> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Salah satu cara untuk membuat program dalam pikiran bawah sadar adalah dengan cara self talk secara persisten. Self talk yang harus dilakukan adalah “Saya tidak akan tidur waktu bekerja” atau “Saya selalu terjaga dalam belajar!”. Lakukan sesering mungkin dan seintens mungkin hingga benar-benar menjadi bagian dalam pikiran bawah sadar. Bagian inilah nanti yang akan mengingatkan dengan keras saat Anda mulai terkantuk-kantuk. Bagian ini yang nanti akan “protes” bila Anda mulai berpihak pada rasa kantuk. </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal">&lt;!&#8211;[if !supportLists]&#8211;&gt;<span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span>&lt;!&#8211;[endif]&#8211;&gt;<span style="font-family:'Trebuchet MS';"><i>Aturlah posisi duduk siap untuk bekerja atau belajar.</i> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Jangan sambil duduk bersandar/kepala disandarkan. Jangan pula sambil tiduran. Posisi duduk berpengaruh terhadap datangnya rasa kantuk. Kenapa posisi duduk berpengaruh terhadap datangnya kantuk? Posisi atu gerak tubuh mempengaruhi kondisi pikiran. Bila Anda duduk bersandar, kondisi pikiran terbawa bada kondisi rileks, atau kondisi siap untuk ngantuk/tidur. </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal">&lt;!&#8211;[if !supportLists]&#8211;&gt;<span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>5.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span>&lt;!&#8211;[endif]&#8211;&gt;<span style="font-family:'Trebuchet MS';"><i>Patahkan pola kantuk Anda.</i> </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Kantuk itu ada polanya. Meskipun pada saat kantuk datang pikiran bawah sadar segera mengingatkan untuk selalu terjaga, namun bila tidak ada keberanian dari Anda untuk mematahkan pola kantuk, maka rasa kantuklah yang menang. Bablas tidur…! </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Salah satu caranya adalah begini. Begitu rasa kantuk datang, sudah mulai menguap, jangan lanjutkan dengan duduk bersandar. Cari aktifitas jeda, aktifitas pemutus agar kantuk terusir. Caranya macam-macam: bisa berdiri dan lakukan gerakan-gerakan ringan, seperti jalan-jalan sebentar, bikin kopi, atau jalan-jalan kecil di ruangan sekedar manyapa teman dan refresing. Hasilnya, tidak akan ngantuk lagi. </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;" class="MsoNormal"><i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Yang juga cukup penting adalah : Tehnik mematahkan pola (pikir dan kebiasaan).</span></i></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sebab, hampir semua inovasi, penemuan baru, dan hal-hal yang berkaitan dengan kreativitas, diawali dengan keberanian “mematahkan” pola lama, dan mengantinya dengan pola baru. Adalah tidak mungkin ingin mendapatkan sesuatu yang baru, tetapi masih dengan cara (pola) pikir lama. Demikian halnya dengan pola kantuk yang pada akhirnya (hasilnya) tidur, maka sebelum kebablasan tidur, maka polanya harus diputus. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Tips &#8211; tips ini masih subjektif sifatnya. Artinya masih perlu banyak bukti tentang efektifitasnya. Namun, hemat saya, keberhasilan tip ini sangat tergantung pada sejauh mana Anda benar-benar mau membuang rasa kantuk setiap kali Anda terserang. Semakin kuat keinginan Anda untuk benar-benar mengalahkan kantuk, Anda akan berhasil. Selamat mencoba. </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=24&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/menghilangkan-rasa-kantuk-saat-bekerja-atau-belajar-stanislav/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Profil Da’i Abad 21 (Fauzan)</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/profil-da%e2%80%99i-abad-21-fauzan/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/profil-da%e2%80%99i-abad-21-fauzan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 02:12:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penataan dan Pemetaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/profil-da%e2%80%99i-abad-21-fauzan/</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini secara khusus dipersembahkan kepada mereka yang telah mengazamkan hidupnya untuk dakwah. Arus dakwah seakan semakin tak terbendung. Ia mengalir laksana aliran air yang memenuhi setiap “lorong” kehidupan, tak terkecuali “lorong” yang bernama Politik. Mengaliri lorong yang yang satu ini, seakan banyak memberi pengharapan terhadap apa yang namanya “perubahan”. Setelah cukup lama “berjuang” dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=23&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini secara khusus dipersembahkan kepada mereka yang telah mengazamkan hidupnya untuk dakwah.</p>
<p>Arus dakwah seakan semakin tak terbendung. Ia mengalir laksana aliran air yang memenuhi setiap “lorong” kehidupan, tak terkecuali “lorong” yang bernama Politik. Mengaliri lorong yang yang satu ini, seakan banyak memberi pengharapan terhadap apa yang namanya “perubahan”.</p>
<p><span></span>Setelah cukup lama “berjuang” dalam Mihwar-Tandzimi, terutama di era awal perkembangan dakwah, dakwah kini telah merambah ke Mihwar-Muassasi bahkan Mihwar Dauli. Salah satu ciri khas Mihwar ini, adalah mulai bersentuhannya dakwah dengan ruang dan urusan publik yang multidimensional. Ketika dakwah-Politik disamping diterjamahkan sebagai sebagai usaha demi tegaknya hukum Allah, ia juga bermakna”seni” melayani ummat (dibaca publik), maka ada banyak “kebutuhan-keinginan” publik yang harus diakomodasi.</p>
<p>Keharusan melakukan “ekspansi” dakwah, telah mengantarkan para kadernya kepada sebuah “era buka-bukaan” di ruang publik. Mihwar ini juga menuntut para kadernya tidak hanya piawai dalam menyampaikan materi-materi halaqah, tapi ia juga seorang “politisi” yang tangguh dan berahlaq. Ada banyak “kebutuhan” publik yang harus dipenuhi. Sehingga setiap kader tidak hanya berkualitas dari sisi “normatif-teoritis”, tapi ia juga berkualitas dari sisi “praktis-aplikatif”. Mihwar Muassasi-Dauli membutuhkan jundi-jundi dengan karakteristik (profil) yang tidak sama jika dibandingkan dengan saat dakwah ini berada pada Mihwar Tandzimi.</p>
<p>Secara mendasar, karakteritik itu bisa didapat dalam 10 Muwashafat, yakni: Salimul aqidah (Akidah yang bersih),  Shahihul ibadah (Ibadah yang benar), Matinul khuluq (akhlak yang kokoh), Qowiyyul jismi (jasmani yang kuat) Mutsaqqoful fikri (berwawasan pemikirannya), Mujahadatul linafsihi (Kuat kesungguhan jiwanya), Harishun ala waqtihi (cermat mengatur waktu), Munzhzhamun fi syuunihi (Teratur dalam suatu urusan), Qodirun alal kasbi (mandiri perekonomiannya) dan Nafi’un lighoirihi (bermanfaat bagi yang lain).</p>
<p>Kesepulah aspek dasar “kualitas” kader dakwah tersebut tidak akan tercapai tanpa adanya pembinaan yang rutin dan istiqomah di berbagai sarana tarbiyah yang telah digariskan oleh “manhaj tarbiyah”. Beberapa diantarnya adalah Halaqah Tarbawi sebagai “agenda terdepan” guna pembentukan akidah, fiqrah, ibadah, ahlaq dan kemahiran dalam ber-amal jama’i. Selain itu ada Mabit, Daurah, Rihlah, Mukhayyam, dll, yang semuanya harus menjadi agenda tersendiri bagi setiap kader.</p>
<p>Untuk bisa survive di era ini, beberapa ‘Amal (kerja) sebagai “terjemahan” dari 10 muwashafat harus menjadi bagian “kerja” yang tak boleh ditinggalkan oleh setiap kader dakwah, beberapa diantarnya adalah ‘Amal Da’awi (kerja dakwah) yang menjadi agenda utama, ‘Amal ‘Ilmi (kerja akademik), ‘Amal Mihani (kerja profesi), ‘Amal Iqtishadi (kerja ekonomi), ‘Amal Siyasi (kerja politik), ‘Amal I’lami (kerja media dan informasi), ‘Amal Ijtima’i (kerja kemasyarakatan). Inilah jalan untuk mengantarkan kader dakwah menjadi da’i yang normatif-teoritis, sekaligus praktis-aplikatif.</p>
<p>Beberapa tahun ke depan, dakwah ini akan banyak berhadapan dengan beragam peluang, juga tantangan. Peluang itu adalah semakin terbukanya “kran” dakwah sehingga ia mampu mengalir ke bermacam bidang kehidupan,  lembaga pemerintahan, swasta dan ruang publik lainnya. Ekspansi dakwah ini semakin menuntuk tersedianya kader-kader dakwah yang tangguh dan mandiri. Kemampuan kader-kader dakwah melakukan ekspansi dakwah, penyebaran fiqrah, dan memperluas pengaruh pada “ruang publik” akan menentukan keberhasilan dakwah. Profesionalisme kader dakwah, itulah salah satu jawaban guna memenuhi kebutuhan di era Muassasi-Dauli.</p>
<p>Tidak terlalu berlebihan kiranya, jika para Qiyadah dakwah merumuskan karakteristik yang harus melekat pada setiap kader dakwah yang profesional, diantaranya adalah: (1) Kokoh dan Mandiri, (2) Dinamis, Kreatif dan Inovatif, (3) Spesialis yang berwawasan Global, (4) Produktif, (5) Mahir berAmal Jama’i, (6) Pelopor Perubahan, dan (7) Kepemimpinan Masyarakat. Tiga karakter pertama merefleksikan kapasitas Internal. Selanjutnya diperkuat dengan dua karakter berikutnya yang merefleksikan Kapasitas Sosialnya, dan akhirnya, dua kapasitas tersebut disempurnakan dengan dua karakter berikutnya yaitu sebagai pelopor perubahan (agent of change) yang mempunyai jiwa kepemimpinan.</p>
<p>Akhirnya sebagai penutup, setiap kader harus “sholeh” secara pribadi dan “sholeh” secara sosial. Selanjutnya kedua kesholehan tersebut diintegrasi dan disinergikan untuk tampil sebagai “aktor politik” guna membawa perubahan ke arah yang lebih baik.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=23&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/12/25/profil-da%e2%80%99i-abad-21-fauzan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sendiri</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/12/24/sendiri/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/12/24/sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 13:54:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penataan dan Pemetaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/12/24/sendiri/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menyendiri, tidak ada yang lebih baik selain berpikir untuk menyiapkan masa berlari dan merapihkan keadaan diri<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=22&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Dalam menyendiri, tidak ada yang lebih baik selain berpikir untuk menyiapkan masa berlari dan merapihkan keadaan diri</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=22&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/12/24/sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>u_re_my_friend (Aulia)</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/11/06/u_re_my_friend-aulia/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/11/06/u_re_my_friend-aulia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 14:21:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jendela Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/11/06/u_re_my_friend-aulia/</guid>
		<description><![CDATA[(email dari adikku tersayang, yang sedang berulang tahun ………) Bila &#8220;Dia&#8221; memenggil mu lebih dahulu, Mohonlah pada Nya apakah dapat membawa seorang sahabat. Bila usiamu sampai seratus tahun, Aku ingin hidup seratus tahun kurang satu hari, Jadi aku tak akan merasa hidup tanpa mu, disisiku. Sahabat sejati , akan tetap bersama kita, ketika kita merasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=11&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:red;font-size:8pt;"><i>(email dari adikku tersayang, yang sedang berulang tahun ………)<br />
</i></span><span>Bila &#8220;Dia&#8221; memenggil mu lebih dahulu,<br />
Mohonlah pada Nya apakah dapat membawa seorang sahabat.</span></p>
<p>Bila usiamu sampai seratus tahun,<br />
Aku ingin hidup seratus tahun kurang satu hari,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Jadi aku tak akan merasa hidup tanpa mu,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>disisiku.<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Sahabat sejati , akan<br />
tetap bersama kita,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>ketika kita merasa seisi <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>dunia meninggalkan kita<br />
<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Ayahku selalu berkata,<br />
Bila kamu memiliki banyak <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>sahabat sejati, , maka <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>kau akan memiliki kehidupan <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>yang indah.<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Jika seluruh sahabat kumelompat<br />
dari suatu jurang,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>aku tak akan mengikuti mereka,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Aku akan berada di dasar jurang <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>untuk menangkap mereka <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Rangkullah sahabat sejatimu dengan kedua lenganmu<br />
Aku akan membimbingmu<br />
dan kau akan membimbingku <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>begitu sebaliknya <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Persahabatan adalah satu jiwa<br />
dalam dua raga<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Jangan kamu berjalan<br />
didepanku, aku tak <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>dapat mengikuti mu.<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Jangan kamu berada di <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>belakangku ,aku tak bisa <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Memimpinmu.<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Berjalanlah disampingku,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>jadilah temanku.<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Teman akan mendengarkan<br />
Apa yang kau katakan,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Sahabat sejati akan mendengar <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>apa yang tidak kamu katakan.<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Seorang sahabat adalah yang dapat<br />
mendengarkan lagu didalam hatimu,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>dan menyanyikan kembali tatkala <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>kau lupa akan bait-baitnya.<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Kita semua memiliki peran<br />
yang berbeda dalam hidup ini,<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Tapi tak menjadi soal dimana posisi <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>kita, akan memiliki arti sekecil apapun <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>peran itu <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Sahabat adalah Tangan Tuhan untuk menjaga kita<br />
Orang asing adalah teman<br />
yang menunggu apa yang akan terjadi.<span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>Sahabat sejati seperti penganan dalam <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>mangkuk kehidupan <span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p>avantha@desilver.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=11&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/11/06/u_re_my_friend-aulia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Iman dengan Takdir</title>
		<link>http://path2light.wordpress.com/2007/11/03/iman-dengan-takdir/</link>
		<comments>http://path2light.wordpress.com/2007/11/03/iman-dengan-takdir/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 14:19:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keajaiban 2 Kalimat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://path2light.wordpress.com/2007/11/03/iman-dengan-takdir/</guid>
		<description><![CDATA[Republika, Sabtu, 03 Nopember 2007 Oleh : Rifqi Fauzi &#8221;Tidak ada satu pun musibah yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah SWT, dan barang siapa yang beriman kepada Allah SWT niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&#8221; (QS At Taghabun [64]: 11). Iman kepada takdir adalah pilar kehidupan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=10&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font>Republika, Sabtu, 03 Nopember 2007</font><br />
<a href="http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=312422&amp;kat_id=14" class="upperdeck"> </a><br />
<font>Oleh : Rifqi Fauzi  </font></p>
<p><font> 				 				      	  				     <font>&#8221;Tidak ada satu pun musibah yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah SWT, dan barang siapa yang beriman kepada Allah SWT niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&#8221; (QS At Taghabun [64]: 11).</font></font></p>
<p><font><font>Iman kepada takdir adalah pilar kehidupan yang Allah SWT anugerahkan kepada setiap hambanya yang beriman. Dengan mengimani takdir seseorang akan mampu dan siap mengarungi bahtera kehidupan dengan sempurna, karena iman kepada takdir akan menumbuhkan sifat positif. Dengan begitu, dia akan senantiasa berada dalam keseimbangan.</font></font></p>
<p><font><font>Di antara sifat positif itu adalah, pertama, dengan iman kapada takdir seseorang akan selalu dalam kebaikan. Bersyukur ketika Allah SWT memberikan nikmat dan bersabar serta tawakal ketika Allah memberikan musibah. Hal ini bertolak belakang dengan kebanyakan manusia pada umumnya, sebagaimana firman-Nya, &#8221;Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri, akan tetapi apabila ia ditimpa malapetaka maka ia banyak berdoa.&#8221; (QS Fushshilat [41]: 51).</font></font></p>
<p><font><font>Kedua, dengan iman kepada takdir, seseorang akan senatiasa bekerja keras dan istikamah. Karena, ia percaya dan mengimani bahwa Allah SWT tidak akan mengubah nasib seseorang kecuali dengan usahanya sendiri. Allah SWT berfirman, &#8221;Sesungguhnya Allah SWT tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.&#8221; (QS Ar-Ra`du [13]: 11).</font></font></p>
<p><font><font>Ketiga, dengan iman kepada takdir berarti mengimani bahwa musibah dan bencana yang datang bukan hanya merupakan kodrat Ilahi, namun juga dikarenakan kesalahan manusia sendiri. Sehingga, akan senantiasa mawas diri, selalu berhati-hati, tidak menyombongkan diri dan menghentikan segala perbuatan yang dapat mendatangkan kerusakan dan Adzab Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya, &#8221;Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah nikmat dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.&#8221; (QS An-Nisaa [4]: 79).</font></font></p>
<p><font><font>Jelaslah, iman pada takdir bukan berarti kita diam tak berdaya dan memasrahkan semua pada takdir. Atau menyalahkan semua kejadian buruk yang menimpa kita dengan kilah, &#8221;Takdirku sungguh kejam.&#8221;</font></font></p>
<p><font><font>Karena mengimani takdir sesungguhnya adalah motivasi bagi kita untuk berbuat yang terbaik. Ingat, Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak berusaha mengubah nasibnya sendiri. <i>Wallahu a`lam bish-shawab</i>.</font></font></p>
<p><font> 				     	  				 				</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/path2light.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/path2light.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/path2light.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/path2light.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/path2light.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/path2light.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/path2light.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/path2light.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/path2light.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/path2light.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/path2light.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/path2light.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/path2light.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/path2light.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/path2light.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/path2light.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=path2light.wordpress.com&#038;blog=2004901&#038;post=10&#038;subd=path2light&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://path2light.wordpress.com/2007/11/03/iman-dengan-takdir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c587788a29bbe2e246100d4356b35fc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Bima</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
